IBX58219C4B0CE9E Sejarah | Ammatoa.com
scroll to top
Nganre Sassang: Ritual Sakral Suku Kajang, Beri Makan Bayangan Sendiri

AMMATOA.COM – Suku Kajang merupakan salah satu suku yang cukup dikenal di dunia. Selain kekuatan mistis yang dimilikinya, suku ini juga memiliki ragam budaya yang unik. Di antaranya, ritual memberi makan bayangan. Bagi masyarakat Kajang, ritual penolak bala tersebut dilakukan...

Tana Toa Kajang Pewaris Bumi Penjaga Hutan Bulukumba

AMMATOA.COM – Inilah salah satu suku yang berhasil mempertahankan tradisinya dengan baik di Pulau Sulawesi. Mendiami salah satu desa di pedalaman Kabupaten Bulukumba, di Provinsi Sulawesi Selatan, suku Kajang adalah daya tarik yang sulit dilewatkan saat Anda menyambangi “Bumi...

Perahu Pinisi akhirnya mendapatkan pengakuan dunia internasional

AMMATOA – Kabar gembira untuk masyarakat Bulukumba di penghujung tahun 2017. Akhirnya Perahu Pinisi mendapatkan pengakuan dunia internasional sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO di Jeju Island, Korea Selatan, Kamis (07/12/2017). Melalui keputusan sidang ke-12 pada hari...

Kajang Tribe : The Black Konjos in South Sulawesi of Indonesia

Ammmatoa – Kajang Tribe/Suku Kajang is one of the tribes who lived in the interior of Makassar, South Sulawesi. From generation to generation, they live in District Kajang, Bulukumba. For them, the area was regarded as a heritage land and they call it, Tana Toa. In Tana Toa,...

Lipa’ Le’leng: Sarung Hitam Khas Suku Kajang

BULUKUMBA, AMMATOA.COM – Suku kajang yang merupakan sebuah komunitas adat di Sulawesi Selatan, dikenal dengan pakaian serbahitam. Komunitas adat ini bermukim di desa Tana Toa, Kecamatan Kajang. Kabupaten Bulukumba. Setiap hari mereka menggunakan sarung hitam atau biasanya disebut...